Tulisan ini, pindahan dari komen dan respon pada tulisan Adji ini http://hiburan.kompasiana.com/humor/2013/08/22/kalah-gengsi-hantu-dan-tukang-ojek-585650.html. Dengan beberapa revisi dan tambahan terutama untuk endingnya. Ide dasarnya cerita tentang kambing. Adapun penentuan judul copas dari respon Adji, terhadap koment saya pada tulisan Adji di link tersebut di atas.

24 August 2013 23:20:05
heuheu, mari berbagi ketawa masjokomu
25 August 2013 02:34:44
tahu yang namanya kambing kan.

sebagian penduduk suatu desa, takut kalau kambing piaraannya hilang, maka diajaklah kambing itu tidur di rumahnya. jadi si kambing sudah terbiasa dengan rumah itu.
suatu hari, masjokomu harus mengambil air dari sumur di rumah itu yang lumayan dalam, tapi airnya sedikit.
sudahlah masjokomu itu anak manja yang jarang kerja di rumah, lebih banyak baca kho ping ho, badan masjokomu lumayan kurus. tentu menimba air merupakan pekerjaan yang berat. Untung ditemani.

masjokomu nimba kemudian menaruh air hasil timbaan di ember. kalau embernya sudah penuh, ada yang bantu ngangkatin ke wc.
dengan penuh semangat karena kerja tim dan menganggap itu adaptasi, maka sedikit demi sedikit walaupun ngos ngosan masjokomu teruskan nimbanya.
namun nasib memang harus diterima walaupun usaha sudah begitu kerasnya dilakukan.
begitu air di ember yang mau dibawa ke wc udah hampir penuh. tiba tiba datang si kambing dari kebun, dengan santainya minum. masya Allah.
udah itu kawan masjokomu ketawa cekikikan.

25 August 2013 22:31:39
heuheu, masjokomu masa pasangan dipanggil kambing

25 August 2013 23:02:30
Bukan dipanggil, memang kambing kok ha ha.

Malamnya kawan kawan rame rame kumpul di ruang tamu. sambil cerita ke sana ke mari, termasuk mentertawakan pengalaman masjokomu. Tentu walaupun bergurau, lama lama masjokomu nggak tahan, sampai minum teh yang sudah dihidangkan pun kehilangan selera. Cari alasan, lalu masjokomu ke belakang buang air.

Kemudian kembali lagi ke ruangan. Cerita lagi ke sana ke mari. Eh kawan kawan balik lagi, cerita soal kambing dengan masjokomu tadi sore itu.

Masjokomu sudah agak lama diam saja. Untuk menunjukkan ketegaran hati kalau memang tahan banting diolok olok kawan, dengan agak beraksi, masjokomu teriak: ah kalian ini cerita kambing saja. Memang nggak ada cerita lain apa ? Cerita lain kek.

Sambil berdiri, masjokomu ambil gelas minuman yang sudah disediakan, namun dari tadi belum juga berani menyentuh. Karena asyik berteriak, walaupun sudah mendekatkan gelas di bibir, masjokomu tidak sadar kalau gelas itu sudah kosong.

Begitu tidak ada air yang mengalir, sewaktu gelas sudah menempel di bibir. Masjokomu baru tahu kakau teh dalam gelas itu sudah habis.

Lho siapa yang minum teh saya, begitu masjokomu teriak. setelah tahu gelas yang tadinya penuh berisi teh manis itu sudah habis isinya.

Mereka dengan kompak menjawab Kambing hehe

Masjokomu diam seribu basa. Suasana pun berubah menjadi hening. Barangkali mereka mulai sadar, kalau sejak tadi sore, masjokomu mereka jadikan bulan bulanan. Apalagi dengan kambing.

Tiba tiba terdengar teriakan dari dalam suatu kamar. Masjoko, dan dalam waktu singkat kawan yang tadi sore ketawa cekikikan itu, sudah menghambur ke luar dari kamarnya dengan tergopoh gopoh. Sontak kami pun terkejut. Dengan serentak kami bertanya, ada apa mBak ?
Lalu kawan masjokomu itu cerita. Kalau barusan dia bermimpi ketemu suaminya. Mereka memang sudah lama nggak berjumpa karena suaminya jauh di luar pulau. Dua tentu bahagia dalam mimpinya, karena sudah lama tidak berjumpa. Dengan penuh kasih sayang dielus eluslah, wajah suaminya itu. Tapi begitu terkejutnya mBak itu, setelah dua sadar. Rupanya yang mendekat itu bukan suaminya. Melainkan kambing.

Kontan dia teriak. Masjoko. Itu kambingmu.

salam dari bengkalis

Advertisements

Tiba tiba HP berdering. Di sebarang sana ada suara kalau ada info mendadak untuk menjadi nara sumber mengenai KB. Waduh yok opo rek. Mau ditolak. Nggak sopan. Diterima bukan tugas mudah. Sebetulnya kalau mau menolak ada saja alasan yang dapat dibuat. Karena kebetulan sebelumnya melalui SMS sudah ada janji sebelumnya untuk hadir pada acara makan pada jam yang sama.
Janji kan harus ditepati. Tetapi, apa ya menolak kepercayaan orang, hanya karena kebetulan sudah ada janji terlebih dahulu untuk memenuhi undangan makan. Akhirnya saya putuskan okeylah, Insya Allah nanti saya datang ke acara.
Memang sih undangan makan siang agak jauh hampir satu jam ke arah sana. Kalau undangan ceramah KBnya cukup 15 menit Insya Allah sudah bisa sampai di tempat. Untuk tidak menyalahi janji yang sudah diucapkan. Segera kontak pada janji pertama, Walaupun hanya dengan SMS, karena khawatir tuan rumah sedang sibuk, menyiapkan acara makannya.

Tanya mBah goggle tentang program KB. Urgensi, kendala dan pelaksanaan program dan sasaran yang hendak dicapai. Kemudian MEE mengenai program KB di memori.

Satu hal yang penting pada pelaksanaan program KB, khususnya mengenai fertilitas adalah bahwa program KB di Indonesia bukan semata mata untuk mengurangi pertambahan penduduk tetapi lebih diarahkan untuk merencanakan kehidupan keluarga ke depan serta mendorong setiap keluarga di segenap pelosok wilayah Indonesia untuk dapat menjadi Keluarga Sejahtera.

Berbeda dengan pelaksanaan program KB di China. Program KB di China lebih keras dibandingkan pelaksanaan KB di Indonesia. Dalam artian pelaksanaan program KB di China, betul betul diarahkan ke penambahan penduduk nol atau bahkan minus. Setiap keluarga di China, hanya boleh punya satu anak. Sangat diharamkan pasangan keluarga di China, untuk mempunyai anak lebih dari satu.

Satu lagi modal saya untuk mengisi adalah kebetulan keluarga saya, saya dan istri saya merupakan peserta KB dan anak kami memang hanya 2 orang. Alhamdulillah sepasang.
Dengan penuh semangat, saya cari kabel infokus, kabel konektor IPad dengan harapan dapat memberikan nuansa mendunia pada sesion nanti. Jadi kalau ada sesuatu yang saya terima, karena mendadak dangdut diminta ceramah KB, halal. Amin.

Baca kiriman mas Wisnu tentang pindah kerja ini http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2013/08/19/berpikir-25-kali-sebelum-resign-582170.html#5070013, jadi pengin nulis mengenai pindah kerja. Mudah mudahan tulisan ini dapat bermanfaat bagi kalangan yang membutuhkan.

Saya sendiri memang pernah kerja di suatu tempat antara 5-7 tahun. Kemudian karena satu dan lain hal pindah kerja. Adapun alasan saya pindah kerja, kadang sangat sederhana saya pengin kerja di tempat yang nyaman. Dalam artian saya enjoy kerja di tempat itu, bisa karena sesuai dengan kemampuan yang saya miliki atau karena suasana kantor yang memang kondusif. Mungkin karena saya dulu terkenal sebagai anak manja. Jadi kurang suka kerja keras dan biasa minta didengerin omongannya sama keluarga haha. Begitu sampai di masyarakat kebiasaan itu masih terbawa bawa. Jadi ya sering terantuk antuk.

Namun kemudian saya dapat info dari Dosen saya, mengenai manajemen yang kemudian saya gunakan sebagai cara pandang saya mengenai bagaimana bekerja di suatu tempat termasuk kalau mau pindah kerja atau sekedar pindah kantor, ruangan atau mungkin juga divisi. 
Prinsip dasar dari yang saya dengar itu adalah bahwa kita semua, di mana saja, kapan saja, wah kaya iklan coca cola Jaman dulu ya, perlu repositioning.
Kita perlu tahu posisi kita saat ini. Apakah posisi sekarang ini sudah on the track ? Apakah posisi kita sudah sesuai target ? Tentu hal itu juga sangat tergantung dengan kondisi dalam diri kita, seperti skill dan yang lain lain tentunya. Termasuk dengan kondisi luar yang dapat menjadi hambatan atau bahkan peluang untuk mencapai target yang sudah kita tentukan.

Salah satu cara praktis untuk repositioning adalah dengan melihat posisi kita di kantor sebagai apa ?
Info yang diberikan Pak Dosen yang saya dengar saat itu adalah ada empat golongan mengenai posis kita di kantor. Yang pertama adalah sebagai bintang (star). Kalau kita mempunyai posisi sebagai bintang maka itulah posisi terbaik kita di kantor. Sesuai dengan namanya, pada posisi bintang kita sudah punya posisi yang bagus, baik, nyaman dan tentu tinggi. Namun hal itu dapat dimodifikasi dengan reasoning lain. Apakah kita di kantor dapat membantu kinerja akan dengan baik. Apakah kita di kantor dapat membantu kinerja rekan kerja dengan baik. Apakah kita di kantor dapat membantu kinerja kantor dengan baik dan hal hal lain yang dapat kita kreasikan sendiri.
Posisi lainnya adakah posis cash flow, ada yang bilang posisi sapi perah. Posisi sapi perah adalah posis kita di kantor yang sangat berperan dalam kinerja kantor dan selalu dapat memberikan keuntungan baik kinerja maupun finansial. Kerja enak, nyaman, dan penghasilan lumayan bahkan bisa jadi besar. 
Posisi lainnya lagi adalah posisi hotdog, posisi yang paling tidak nyaman di kantor. Namun saya pernah sangat lama sekali menikmati posisi ini. Kerja rutin, hanya diperlukan sewaktu waktu, tetapi posisi tetap aman, hanya jarang dapat rejeki, kecuali rejeki nomplok. Begitu nampak yang dapat di samar ya ambil saja.
Posisi yang jarang disukai orang adalah posis quetion mark (?). Posisi ini adalah lain lain dari posisi yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Posisi dengan masa depan ketidakpastian, bisa pindahan dari posisi cash flow karena jenuh, bisa pindahan dari posisi hot dog kalau belum pengin mati rasa hehe.
Pada posisi Quetion mark ini, kalau kita bisa memahami dan melaksanakan apa yang ditulis Kang Rahmad pada http://ekonomi.kompasiana.com/wirausaha/2012/06/04/hati-hati-terhadap-godaan-entrepreneurship-468348.html, maka kita berubah menjadi bintang (star). Pak Rahmad sudah mengalami hal tersebut. Pengalaman dari Pak Rahmad tentu menjadi pelajaran berharga bagi yang ingin mengambil posisi quetion mark ini. Karena kalau gagal resikonya berat, bukan hanya jadi cash flow ataupun hotdog di kantor tetapi bisa jadi dalam kehidupan nyata. Bantuan keluarga dan selalu berharap Insya Allah ada jalan harus dipahami betul, kalau akhirnya mengalami kegagalan setelah mengambil resiko posisi quetion mark.

Namun jika kita sudah sampai pada posisi bintang, jangan lupa diri. Karena semakin tinggi posisi kita, akan semakin banyak godaan, gangguan, ancaman selain tentu peluang untuk lebih tinggi lagi. Kalau tidak pandai menitih buih, bisa jadi kita akan kembali kepada posisi cash flow atau bahkan tidak terkecuali bisa merosot kembali menjadi hotdog.

Bahkan saya menganjurkan, walaupun kita sudah merasa menjadi bintang, tetap perlu memposisikan sebagai quetion mark, supaya tidak cepat berubah ke posisi lainnya hehe.

Jadi kalau pengin pindah kerja, perlu repositioning dulu!

Berbeda dengan awal puasa, ada yang memulai ibadah shaum tanggal 9 Juli 2013, ada juga yang mengawali ibadah shaum pada tanggal 10 juli 2013. Namun untuk penentuan Idul Fitri 1434  H, yang Insya Allah akan bertepatan dengan tanggal 8 Agustus 2013, Insya Allah akan sama.

Asumsi asumsi yang dapat mendukung, bahwa Idul Fitri 1434 H akan bertepatan dengan tanggal 8 Agustus 2013 M antara lain adalah:

1. Hampir semua kalender pada tanggal 8-9 Agustus 2013 M, dicetak merah. Walaupun hal ini tidak signifikan tetapi dapat menjadi salah satu indikator bahwa 1 Syawal 1434 H akan bertepatan dengan tanggal 8 Agustus 2013 M.

2. Perkiraan posisi bulan pada tanggal 7 Agustus 2013, sudah berada di atas matahari sebesar 3 derajat.

Berdasarkan info forum.kompas.com,

Jika didasarkan pada perhitungan hisab, pada hari pelaksanaan rukyatul hilal atau hari Rabu senja tanggal 7 Agustus 2013, posisi hilal berada di atas 2 derajat.

Sesuai pengalaman tahun-tahun yang lalu, apabila hilal di atas 2 derajat, maka hilal atau bulan baru dimungkinkan akan bisa disaksikan atau imkanur rukyat.

informasi lebih jauh dapat dilihat pada tautan ini http://forum.kompas.com/nasional/289929-sidang-isbat-7-agustus-2013-lebaran-diperkirakan-sama.html

Ada pun informasi lain yang berkembang, penentuan 1 Syawal 1434 H, juga mengarah pada tanggal 8 Juli 2013. Salah satu yang dapat kita ambil indikator penentuan 1 Syawal 1434 H akan jatuh pada tanggal 8 Agustus 2013,  adalah pada tanggal 7 Agustus 2013 posisi bulan (haca hilal) pada sore hari diperkirakan sudah di atas matahari. Sudah terjadi wujudul hilal. Bahkan posisi hilal tersebut diperkirakan 3 derajat dari informasi berikut http://regional.kompas.com/read/2013/08/04/1039013/Muhammadiyah.Tak.Akan.Hadiri.Sidang.Isbat

Berdasarkan asumsi di atas, maka dapat diperkirakan bahwa 1 Syawal 1434 H akan bertepatan pada tanggal 8 Agustus 2013. Jadi umat islam di Ina akan lebaran pada hari yang sama ?

Akan kah kita sama sama berlebaran pada tanggal 8 Agustus besuk ?

Meskipun kemungkinannya sangat kecil, namun tetap ada peluang kita tidak sama sama berlebaran pada tanggal 8 Agustus besuk. Hal itu bisa terjadi, kalau tidak ada orang yang dapat melihat hilal  pada tanggal 7 Agustus 2013. Sementara ada yang sudah menentukan memang lebaran jatuh pada tanggal 8 Agustus.

Namun terlepas dari penentuan 1 Syawal tersebut, kita semua berharap tentunya, Insya Allah kita sama-sama berlebaran tanggal 8 Agustus.

http://sosbud.kompasiana.com/2013/08/05/insya-allah-kita-akan-sama-sama-berlebaran-8-agustus-579179.html

Tahun 2010

Pagi itu saya sudah sampai di Terminal 1A SHIA di Banten, info sementara keberangkatan pesawat ke Jogja delay. Rasanya sudah agak lama menunggu belum juga ada pemberitahuan kapan pesawat ke Jogja akan berangkat, kemudian ada telepon dari istri di rumah minta keberangkatan saya ke Jogja dibatalkan saja. Gunung Merapi tadi pagi meletus.

Saya belum tahu betul info seberapa besar letusan gunung Merapi saat itu.

Pada berbagai kesempatan, kalau mendapat pertanyaan dari kawan atau kenalan tentang bahayanya letusan gunung Merapi, saya selalu menjawab, berdasarkan pengalaman dari kecil, kalau gunung Merapi mengeluarkan lahar panas, Insya Allah Jogja aman aman saja.

Pada malam hari, jika cuaca bagus, ke luarnya lahar panas dari puncak Merapi justru menjadi tontonan yang menakjubkan. Fenomena alam  keluarnya lahar panas dari puncak Merapi pada saat terjadi letusan di malam hari, sangat indah. Karena di samping itu sudah sering terjadi juga diyakini tidak membahayakan warga Jogja.  

Foto foto Merapi saa bisa dilihat di sini http://rovicky.wordpress.com/2010/11/02/foto-foto-letusan-merapi/.  Pada foto foto itu juga terdapat foto Merapi saat mengeluarkan lahar. Kalau diamati dari jauh, justru indah dan menakjubkan. Mulanya muncul suatu titik merah di dari tempat gelap, lalu membesar kemudian turun.

Lebih dari seperempat abad, seingat saya memang belum pernah ada letusan Merapi yang membahayakan penduduk Jogja.  Pada tahun 2006, saya tanpa sengaja  lahar Merapi dari di dekat Kaliurang. Terus terang saya ngeri melihatnya. Gumpalan api itu meleleh turun ke timur. Namun yaitu tadi, sepanjang belum ada wedhus gembel, Jogja masih aman.

Konon dulu biasanya ke barat. Kalau dilihat dari Plawangan, Pos Pengamatan Merapi sekaligus tempat wisata di Jogja. Tempat paling tinggi setelah Kaliurang yang masih dianggap aman untuk mengamati Merapi.

Konon kabarnya, letusan yang sangat kuat dan membahayakan adalah jika terjadi wedhus gembel. Ciri khas erupsi Merapi yang paling dahsyat dan berbahaya. Karena ada gumpalan awan panas yang meluncur turun menerjang apa saja yang ada di depannya.

Wedus gembel itulah janji Merapi. Kalau dia sudah ke luar, maka dampaknya akan sangat berbahaya.

Sampai saat sesudah check in, info mengenai wedhus gembel ini belum saya dapatkan. Sehingga saya masih berkeras tetap akan berangkat ke Jogja, kalau pesawatnya hanya delay, walaupun sudah lebih dari 2 jam penundaan.

Dalam percakapan telepon, saya hanya bilang kalau penumpang ke Jogja banyak. Jadi nanti pasti ada solusi dari maskapai penerbangannya. Saya akan tunggu info resmi dari perusahaan penerbangannya. Kalau memang hanya ditunda, tidak ada masalah. Tetapi kalau dibatalkan, memang agak ruwet jadinya, karena saya sudah membeli tiket PP.

Akhirnya memang pesawat ke Jogja dibatalkan dan seluruh tiket penumpang diganti. Letusan gunung Merapi yang hebat menjadikan AIA di Jogja ditutup.

Konon itulah letusan terbesar dan terdahsyat gunung Merapi dalam 100 tahun terakhir http://www.tempo.co/read/news/2010/11/05/177289637/Letusan-Merapi-Terbesar-Dalam-100-Tahun-Terakhir.

 

Tahun 2013

Merapi meletus lagi kemarin, kali ini debunya sudah sampai ke Bantul, http://nasional.news.viva.co.id/news/read/430900-abu-vulkanik-dari-erupsi-merapi-sampai-ke-bantul .

Memang dulu pernah mendengar adanya hujan abu. Tapi ya mirip cerita dongeng. Seperti halnya wedhus gembel itu.

Kalau memang letusan Merapi tahun 2010 itu, adalah letusan yang paling besar dan paling berbahaya pada kurun waktu 100 tahun.  Maka sungguh tepat info dari mBah Rono sewaktu ditanya tentang kemungkinan periode 4 tahunan Merapi meletus lagi. Beliau berpesan bahwa “Semoga saja tidak. Namun jika terjadi erupsi maka masyarakat harus kembali siap untuk mengungsi.” Lihat http://rovicky.wordpress.com/2010/11/02/foto-foto-letusan-merapi/  

Mudah mudahan apa yang disampaikan mBah Rono itu betul adanya. Walaupun lebih sebulan sesudahnya Merapi meletus besar mengeluarkan debu yang sampai ke Bantul. Tapi bukan wedhud gembel. Yang paling penting memang mendeteksi sedini mungkin ciri ciri ke luarnya wedhus gembel. Wah bagaimana ya. Lha wong baru seratus tahun sekali ke luarnya. Sehingga kalau belum ada orang Jogja yang usianya lebih dari seratus tahun lalu bisa tahu datangnya wedhus gembel ya kasian.

Mari kita berdoa. Merapi Tak Ingkar Janji.  

Episode Pertama

Ketika di suatu sekolah ada murid katakan saja namanya si Fulan, yang bertanya kepada gurunya, dengan nada cemas : ” Pak Guru, kalau besuk itu jadi hari kiamat, sekolah libur nggak, ya ?”

Sementara Pak Gurunya dengan geram menjawab sambil berpikir aduh si Fulan ini, anak siapa sih kok begitu pula nanyanya, pasti orang tuanya nggak makan sekolahan : “Ya ya iya lah libur, kan kita semua nggak bisa bernafas, hari itu, nak !
Langit kelap kelap. Gunung meletus, gempa bumi di sana sini diiringi tsunami.” lanjut Pak Guru.

Si murid langsung lari ke luar sambil teriak : ” Wah rugi saya nih “
Pak guru terperanjat, dikejarnya anak murid itu, begitu terpegang tangannya, dia tarik, terus dihardiknya  : “ Mau ke mana kamu ?”

Si Murid meronta :” Lepaskan saya pak Guru, kasian Ibu saya “
” Ada apa dengan Ibumu “, lanjut pak guru

” Yah kalau hari kiamat, dan sekolah libur, dagangan saya nggak laku, saya nggak bisa ngamen, saya nggak bisa bantu ibu saya untuk mencukupi kehidupan sehari-hari “, si murid meronta terus berlari.

Pak Guru hanya bisa merenung. Ancaman inflasi tinggi, membuat anak-anak pun harus membanting tulang, membantu orang tuanya. Bagaimana mereka bisa punya SDM handal, bagaimana mereka bertarung dengan orang-orang luar, berjuta bagaimana muncul di benak Pak Guru. Akhirnya Pak Guru berdesis :” Jangan-jangan Kiamat Sudah Dekat “

Episode Kedua

Ketika masa itu pun datang. Semua bangsa tidak ada perbedaan warna kulit, tidak ada perbedaan kaya miskin, pokoknya semua sama, dibangkitkan dari kubur, bersama-sama menuju padang masyar.

Pak Guru dengan penuh keyakinan berjalan ke depan. Selama hidupnya diabdikan sepenuhnya untuk mendidik anak-anak muridnya supaya bisa menjadi orang yang berguna. Pak Guru teguh pada pendirian, hiruk pikuk kesenangan dunia, tidak menjadikannya larut. Keyakinannya tinggi, bahwa dia  melangkah di jalan yang benar.

Di padang masyar begitu banyak orang berkumpul, Pak Guru pun dengan tenang berjalan dan ketika dilihatnya ada orang yang antri memanjang dengan penuh senyum, dia pun ikut dalam antrian itu. Dalam antrian itu, dia memandang ke depan, tak ada ujung, tak bertepi. Tapi dia tetap tabah dia senang mengantri. Itulah kebiasaan yang dilakukannya.

Tiba-tiba dari depan nampak ada cahaya terang datang. Ketika cahaya itu sudah begitu dekatnya, Pak guru terkejut, dia mendengar suara yang merdu, tapi rasanya pernah dikenalnya.

“Pak Guru, tempat bapak bukan di sini, mari ikut saya “, perlahan Pak Guru memperhatikan siapa gerangan yang datang. Allahu Akbar, ternyata anak Murid si Fukan, yang pernah lari ke luar ruangan itu yang menghampirinya.

“Mau ke mana kita”, tanya Pak Guru.

Fulan dengan tenang menjawab : ” Saya pegang kuncinya, Pak Guru. Kalau saya bawa Pak Guru bersama, saya yakin nggak ada yang protes. Mari Pak Guru, amalan Pak Guru akan membawa Pak Guru terbang. Amalan saya jadi kunci pintunya  ”

Tanpa pikir panjang Pak Guru pun ikut si Fukan Muridnya itu.

Membantu orang tua, kerja keras, berdagang untuk bisa lebih sejahtera, berpikir untuk orang lain, justru bisa jadi kunci pintu, dari pada hanya makan gaji. Allahu Akbar.

Ada yang protes ketika banyak orang tidak ribut ketika harga BBM bersubsidi mau dinaikkan dari Rp. 4.500,- per liter menjadi Rp. 6.500,-. Bukan protes karena harga BBM bersubsidi itu akan dinaikkan, tetapi protes terhadap terhadap banyak orang yang hidup di Jawa khususnya yang ribut tidak setuju karena harga BBM bersubsidi akan dinaikkan. Alasannya di daerahnya, harga BBM bersubsidi itu di tempat eceran sudah Rp. 18.000 per liter sebelum harga BBM bersubsidi dinaikkan. Orang mau dinaikkan menjadi Rp. 6.500 per liter saja kok sudah ribut hehe. Saya nggak tahu, setelah harga BBM bersubsidi dinaikkan dari Rp. 4.500 per liter menjadi Rp. 6.500 per liter, harga BBM bersubsidi di wilayahnya di tempat eceran menjadi berapa ?

Read More